Kesan Nusa Putra dimata seorang Putri

Perkenalkan nama saya Citramisa Benyal saat ini saya sedang menempuh pendidikan S1 teknik sipil di universitas nusa putra. Saya sangat bersyukur bisa berkuliah langsung tanpa adanya gap year setelah dinyatakan lulus pada bulan juli kemarin. Begitu banyak pilihan disertai dengan penolakan yang sempat membuat semangat dan harapan kuliah saya mengecil. Sampai akhirnya saya mendapatkan rekomendasi dari kerabat terdekat keluarga  untuk mendaftar kuliah di nusa putra university melalui beasiswa IGI (ikatan guru Indonesia), dan setelah mengikuti beberapa tes akhirnya saya dinyatakan LULUS di jurusan TEKNIK SIPIL.

alasan yang kuat yang membuat saya memilih Universitas Nusa Putra sebagai pilihan utama melanjutkan pendidikan adalah karena reputasi pendidikan yang luar biasa, baik prestasi diluar maupun didalam yang mana salah satunya terjadi pada Tahun 2022 kemarin, Universitas Nusa Putra menempati posisi kedua sebagai perguruan tinggi dengan riset terbanyak hal ini membuat saya terkesan dan ingin sekali berkontribusi, berjuang dalam mencapai tujuan pendidikan saya.

Serta lingkungan kampus yang sangat multikultural baik kultur dari dalam Indonesia maupun dari luar Indonesia hal ini membuatku belajar banyak tentang keberagaman mulai dari kebiasaan serta pola pikir mereka dalam menanggapi suatu hal. Tak hanya budaya, agama Pun sangatlah beragam serta ditunjang dengan fasilitas yang baik terlaksana di nusa putra ini, bagaimana tidak saya sebagai salah satu anak dengan penganut agama islam sangat membutuhkan wadah untuk bagaimana bisa sedikit terduduk dan berbincang tentang semua hal terkait spritual kita dan yah atas unsur ketidaksengajaan membuat saya masuk kedalam suatu kajian yang pada awalnya saya kira hanya sebuah pesantren untuk anak SMA ternyata itu merupakan suatu wadah yang disediakan nusa putra untuk anak-anak yang beragama Islam di nusa putra untuk mengikuti kajian, tilawah, tadarusan serta hal-hal positif spritual yang lainnya.

Adapun alasan saya memilih Teknik sipil adalah kecintaan saya dalam merancang suatu bangunan hal ini dikarenakan kebiasaan kecil saya memainkan salah satu game yang mana dalam game tersebut kita bisa dengan kreatif membuat rekayasa bangunan yang kita mau. disamping kecintaan itu terdapat perasaan penasaran untuk merealisasikannya ke kehidupan nyata.

Tak hanya itu prospek kerja juga menjadi salah satu opsi saya dalam memilih jurusan ini pasalnya Indonesia merupakan negara yang masih berkembang dari segi ekonomi maupun infrastrukturnya. Dan saya kira sarjana teknik masih sangat diperlukan, baik sekarang maupun nanti. Selain membantu pengembangan pembangunan negara, sarjana teknik sipil juga sangat dibutuhkan perusahaan. Hal ini dikarenakan terdapat divisi pengembangan bangunan di setiap perusahaan. 

Beberapa waktu lalu saya sebagai mahasiswa penerima beasiswa IGI kami mengikuti rangkaian acara penyerahan mahasiswa beasiswa 1000 anak negeri di auditorium dan saya sangat interest dengan sambutan Rektor kami, yaitu Dr. H. Kurniawan, ST., M.Si., MM.​ yang mana beliau menjelaskan mengenai Trilogi Nusa Putra yakni "Amor Deus, Amor Parentium dan Amor Conservis".

Amor Deus atau Cinta Kasih Tuhan

Nilai ini dimaksudkan bahwa sebagai anugerah cahaya illahiah, insan Nusa Putra harus tetap menjalankan syariat agama, beragama bagi insan Nusa Putra merupakan kebutuhan dan wujud kecintaan kepada Tuhan, bukan dipandang sebagai sebuah kewajiban.

Ini merupakan Hal ikhwal yang harus di maknai dalam diri seorang insan di setiap prosesnya, Karena sebenarnya kecintaan Allah kepada kita itu jauh lebih besar dibanding rasa cinta kita ke Allah maka dari ini maksudnya adalah agar kamu mencintai, melainkan yang sebenarnya ialah bagaimana supaya kita dicintai. sesuai hadis nya yakni "Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi kalian." (Ali Imran: 31). Dalam hal ini saya sangatlah percaya untuk dicintai Allah dalam setiap langkah karena dengan cara ini saya bisa lebih dekat ke dalam proses yang lilah.

Amor Parentium atau Cinta Kasih Orang tua
 
Sebagai kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul, leluhur, kedua orang tua dan guru-guru serta orang orang soleh terdahulu.

Cinta kasih kepada orang tua yang saya maknai disini adalah bukan hanya sekedar rasa cinta karena menurut saya rasa cinta adalah dasar dan ada harus ada dalam setiap insan. tetapi maksud saya disini adalah bagaimana merealisasikan rasa cinta itu untuk selalu membahagiakan mereka dalam hal-hal yang membuat senyum yang begitu indah terlihat di wajah mereka. salah satunya adalah dengan menjadi pejuang ilmu, memang tidaklah mudah namun dengan dukungan mereka saya bisa memberanikan diri untuk melangkah sedikit jauh dari mereka.

Amor Conservis atau Cinta Kasih Sesama 

Sebagai pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu sendiri.

Pada saat saya memutuskan untuk merantau, salah satu ketakutan terbesarku adalah bergaul. Saya sering kali overthinking dan sering bertanya tanya apakah nanti saya punya teman, bagaimana caranya agar interaksi antar perbedaan itu bisa menyatu tetapi pada akhirnya saya menyadari suatu hal bahwasannya hubungan sesama yang didasarkan pada cinta sangatlah berdampak baik dalam lahirnya hubungan yang sehat, saling dukung serta saling menghargai dan semua itu saya rasakan di nusa putra mulai dari awal mabim yang mana kita didapatkan dengan tugas kelompok yang mengharuskan kita untuk saling menuangkan ide pikiran dari background yang berbeda beda untuk suatu karya seni. Dan saya kira nilai inilah yang menjadi pengikat kita untuk bagaimana kita bisa menerima serta bersatu dalam perbedaan. 

Kesan kesan mabim 2023

wonderful satu kata yang mendeskripsikan indahnya opening ceremonial yang disuguhkan oleh kakak panitia, saya sebagai salah satu anak timur yang kadang disetiap  melangkah masih ada rasa takut dan minder di dalam diri tetapi dengan melihat indahnya keberagaman membuat saya semakin semangat untuk bisa berproses ditengah perbedaan. 

Tak hanya opening ceremonial yang begitu indah semangat serta antusias teman teman mabim juga begitu mewarnai lapangan nusa putra ini, yang mana saya pada hari pertama masih diam, canggung eh setelah melewati beberapa rangkaian kegiatan bersama.saya mulai mengenal satu sama lain, mulai mengenal lebih dalam tentang prodi, tentang nusa putra dan yang paling penting mengenal diri saya lebih dalam untuk bagaimana rencana, minat  serta apa sih yang nanti saya fokuskan ke depan.